Menu

Dark Mode
Bawa payung, waspada hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota Cara Resmi Tukar Uang Baru Lebaran via Aplikasi PINTAR dari BI Tiga kecamatan di Bogor banjir, 1.312 orang mengungsi Rute Pesawat Guangzhou-Palu dan Jakarta-Luwuk Dibuka, Sasar Turis China Isi Surat Siswi Alor NTT untuk Prabowo: Rintihan Kami Didengar, Sekolah Kami Diperbaiki Hoki Es Putra Olimpiade 2026 Mulai 11 Februari, Ini Jadwalnya

Political

Seskab Jelaskan Iuran Board of Peace Tak Wajib, RI Belum Bayar

badge-check


Seskab menegaskan Indonesia belum membayar iuran Board of Peace karena tidak bersifat wajib. Perbesar

Seskab menegaskan Indonesia belum membayar iuran Board of Peace karena tidak bersifat wajib.

JAKARTA. (DUNIAHEADLINE) –  (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan keikutsertaan Indonesia ke dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian tidak bersifat tetap. Indonesia, menurut dia, bisa menarik diri dari keanggotaan.
“Keanggotaan bersifat tidak bersifat tetap. Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri dari keanggotaan,” kata Teddy dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Namun hal keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret demi mewujudkan gencatan senjata di Gaza. Indonesia turut berperan dan memiliki suara, bukan hanya sekadar menghadiri konferensi.

“Keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret untuk turut serta secara langsung dalam mengurangi peperangan di Palestina, dan bukan hanya sebatas ikut konferensi, rapat, diskusi, atau pertemuan resmi,” ujarnya.

Mengenai iuran USD 1 miliar, Teddy menjelaskan dana tersebut diperuntukkan rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib. Ia menegaskan Indonesia belum pada tahap membayar.

“Para negara anggota boleh membayar atau tidak. Jika membayar, maka akan menjadi anggota tetap. Namun, bila tidak membayar, maka keanggotaan akan berlangsung selama 3 tahun. Saat ini, Indonesia belum membayar,” ujarnya.

Teddy menekankan diplomasi yang dilakukan Prabowo selalu mengutamakan pencapaian yang konkret untuk bangsa Indonesia. Hal itu tecermin dari berbagai capaian strategis yang diraih Indonesia dalam satu tahun terakhir.

Sejumlah capaian tersebut antara lain bergabungnya Indonesia dengan BRICS yang beranggotakan negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar dunia.

“Indonesia bergabung dengan BRICS, yang beranggotakan, di antaranya Brasil, Rusia, Tiongkok, dan India yang merupakan kekuatan ekonomi dunia,” ujar Teddy.

Selain itu, keberhasilan penetapan tarif dagang nol persen di 27 negara Uni Eropa dan kesepakatan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Termasuk partisipasi Indonesia dalam perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi oleh Amerika Serikat.

“Indonesia turut mencatat sejarah dengan ikut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi AS. Pasca-penandatanganan perjanjian, jumlah konflik dan korban pun telah berkurang signifikan,” ujarnya

 

Read More

Bawa payung, waspada hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota

14 February 2026 - 13:49 WIB

Warga membawa payung saat hujan lebat mengguyur kawasan perkotaan

Isi Surat Siswi Alor NTT untuk Prabowo: Rintihan Kami Didengar, Sekolah Kami Diperbaiki

12 February 2026 - 10:47 WIB

Siswi Alor NTT menulis surat untuk Presiden Prabowo

Menlu: Dubes Agus Widjojo teladan pengabdian hingga akhir hayat

9 February 2026 - 14:44 WIB

Upacara penghormatan terakhir Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo di Gedung Pancasila Kemenlu RI

Prabowo Gelar Reshuffle Kabinet di Istana Sore Ini

6 February 2026 - 15:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto saat agenda reshuffle kabinet di Istana Negara

Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama di Bidang Jaminan Produk Halal

6 February 2026 - 10:54 WIB

Indonesia dan Yordania kerja sama jaminan produk halal
Trending on Internasional