Super Flu Sudah Masuk RI, Vaksin Masih Mempan? Hamas Konfirmasi 5 Pemimpin Tewas Termasuk Juru Bicara Polda Metro Tutup Sudirman–Thamrin untuk Car Free Night Duka Mendalam, Ibu dan Dua Anak Tewas Ditabrak Kereta Pelajar SMP Dihamili Pacar, Masa Depan Tragis Runtuh Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Istana Ajak Solidaritas

Bencana alam

Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan

badge-check


Sejumlah petugas berjaga di Jembatan Besuk Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025). Perbesar

Sejumlah petugas berjaga di Jembatan Besuk Kobokan, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (22/11/2025).

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diimbau Menjauh dari Wilayah Besuk Kobokan

Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali meletus pada Jumat (26/12). Teranyar, erupsi terjadi pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

26 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 mm, dan lama gempa 63-108 detik; 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-2 mm dan lama gempa 38-40 detik; 9 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-7 mm, dan lama gempa 35-62 detik; 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm, SP 13 detik dan lama gempa 48 detik,” ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam keterangannya, Jumat (26/12).

Belum diketahui ketinggian letusan letusan di puncak Gunung Semeru.
“Terekam gempa letusan, namun secara visual letusan tinggi dan warna abu tidak teramati. Terjadi guguran, namun secara visual, jarak dan arah guguran tidak teramati,” ucapnya.

Imbauan Keselamatan untuk Warga Sekitar

Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, Lumajang, sejauh 13 km dari puncak.
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sepadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi memperluas daratan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.

Lalu, lanjut dia, tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan bahaya lontaran batu.
“Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” kata dia.

Read More

Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut & Sumbar Berlanjut

29 December 2025 - 15:42 WIB

Proses pemulihan pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar terus berlangsung, melibatkan pemerintah, relawan, dan masyarakat setempat

Ketua DPR Ajak Perempuan Jaga Lingkungan Indonesia

22 December 2025 - 16:58 WIB

Ketua DPR menyampaikan ajakan kepada perempuan Indonesia untuk menjaga dan melestarikan lingkungan

Sinopsis Film Sampai Titik Terakhirmu, Adaptasi Kisah Albi-Shella

21 December 2025 - 08:23 WIB

sinopsis dan daftar pemain film Sampai Titik Terakhirmu

Super League: Dewa United Hajar Persis 5-1

21 December 2025 - 07:52 WIB

Pemain Dewa United merayakan gol ke gawang Persis Solo pada laga Super League
Trending on Collection