DuniaHeadline.Com – SAE Racing Team tidak hanya fokus membangun kekuatan sebagai tim balap. Menjelang musim 2026, skuad yang bermarkas di Yogyakarta ini tengah menyiapkan gebrakan besar dengan merancang event road race skala nasional.
Rencana tersebut bukan sekadar wacana. Persiapan awal sudah mulai digarap dengan melibatkan sejumlah tokoh dan pelaku lama dunia road race nasional, seperti Wawan Tembonk, Florianus Roy, hingga Laga Kusuma.
Nama-nama tersebut dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia balap motor Tanah Air. Wawan Tembonk kini aktif sebagai mantan pembalap yang kerap terlibat dalam berbagai kegiatan otomotif. Sementara itu, Kades Muda Laga Kusuma terus konsisten mendukung dunia balap melalui timnya dan sukses meraih berbagai prestasi, termasuk double gelar juara umum Kejurprov Jateng musim ini.
Tiga Putaran Jateng–Jatim, Libatkan IMI
Saat penulis berbincang santai dengan Wawan Tembonk, ia mengungkapkan bahwa event SAE masih berada dalam tahap pembahasan konsep dan regulasi.
“Masih kami bahas untuk konsep dan regulasinya. Tapi yang jelas, kami ingin mengikuti standar event-event besar yang sudah ada. Intinya, SAE peduli dengan dunia otomotif dan ingin memberi wadah bagi pelaku balap, sekaligus UMKM, agar ekosistem balap tetap berjalan,” ungkap freestyler Asia tersebut.
Keseriusan SAE Racing Team juga ditunjukkan dengan rencana koordinasi bersama IMI guna menentukan jadwal yang tepat. Langkah ini diambil agar agenda balap tidak berbenturan dengan event lain.
“Kita akan berkomunikasi ke IMI untuk melihat jadwal yang pas. Harapannya tidak bentrok dengan event lain, supaya semuanya bisa sama-sama jalan,” tambah Tembonk.
Lebih lanjut, Laga Kusuma membeberkan gambaran lokasi balapan yang telah direncanakan. Event SAE akan digelar dalam tiga putaran, dengan dua seri berlangsung di Jawa Tengah dan satu seri di Jawa Timur.
“Iya mas, rencananya main di Mijen, lalu GBT Surabaya, dan final kembali di Mijen,” jelasnya.
Menariknya, event SAE ini juga direncanakan akan disiarkan secara live streaming. Dengan konsep yang matang, kejuaraan ini diharapkan menjadi alternatif event bergengsi bagi tim-tim nasional, khususnya yang telah memiliki kontrak balap.
Jika semua rencana tersebut terealisasi, kalender road race nasional musim 2026 dipastikan bakal semakin semarak. Gas… (**)











