JAKARTA DUNIAHEADLINE – Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street, London, Selasa 20 Januari 2026. Pertemuan kedua pemimpin negara itu diawali momen unik ketika Presiden Prabowo ikut “disambut” Larry the Cat, kucing resmi Kantor Perdana Menteri Inggris.
Larry the Cat merupakan Chief Mouser to the Cabinet Office yang telah “bertugas” sejak 2011 dan menjadi ikon Downing Street. Kehadiran Larry menciptakan suasana hangat dan bersahabat di awal pertemuan resmi Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer.
Larry the Cat Cairkan Suasana Pertemuan Kenegaraan
Presiden Prabowo disambut langsung oleh PM Keir Starmer di depan pintu Downing Street sebelum memasuki rangkaian pertemuan bilateral. Keduanya kemudian membahas penguatan hubungan kerja sama Indonesia dan Inggris di berbagai bidang strategis.
Momen perjumpaan Presiden Prabowo dengan Larry the Cat juga menjadi bahan candaan dalam forum pertemuan lanjutan bersama pimpinan universitas Inggris. Champion for International Education Pemerintah Inggris, Sir Steve Smith, sempat hadir dalam pertemuan tersebut yang berlangsung dalam suasana diskusi yang cair dan akrab.

“Sepertinya mereka berpikir Anda akan membawa kucing Anda, Bobby.api saya rasa Anda baru saja bertemu dengan Larry,” ujar Sir Steve Smith.
Presiden Prabowo pun menanggapinya dengan nada ringan. “Saya lihat dia, tapi dia tidak begitu melihat saya,” ucap Presiden Prabowo.
Larry the Cat diketahui diadopsi pada masa pemerintahan Perdana Menteri David Cameron sebagai kucing peliharaan resmi kantor. Pada akhir masa jabatan Cameron, Larry disebut sebagai “pegawai negeri,” sehingga tetap tinggal dan bertugas di Downing Street hingga kini.

Kehadiran Larry the Cat menambah warna tersendiri dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris. Momen tersebut sekaligus mencerminkan suasana keakraban yang menyertai agenda diplomasi antara Indonesia dan Inggris.
Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Inggris. Kunjungan ini bertujuan memperkuat strategi kemitraan, termasuk kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, dan hubungan antarbangsa.











