Jakarta, Duniaheadline – Rivalitas abadi antara Chelsea FC dan FC Barcelona di kancah Liga Champions UEFA selalu menyuguhkan drama tingkat tinggi yang membuat jantung berdegup kencang hingga peluit akhir dibunyikan.
Pertarungan dua raksasa Eropa ini bukan sekadar berebut bola, melainkan pertaruhan harga diri di panggung kasta tertinggi antarklub Benua Biru.
Mengacu pada catatan sejarah yang dikutip dari laman resmi UEFA.com, Chelsea secara mengejutkan unggul tipis atas raksasa Catalan tersebut dalam jumlah kemenangan.
Dari total pertemuan mereka, The Blues berhasil mengamankan 5 kemenangan, sementara Barcelona hanya mampu memetik 4 kemenangan, dengan 6 laga lainnya berakhir imbang. Persaingan ini terbukti sangat sengit karena kedua tim tercatat sama-sama telah menyarangkan total 22 gol ke gawang lawan masing-masing sepanjang sejarah pertemuan mereka.
Di sektor ketajaman pemain, sosok Didier Drogba menjadi legenda Chelsea dengan total 36 gol di kompetisi ini, namun angka tersebut masih kalah jauh jika dibandingkan dengan torehan fantastis Lionel Messi yang mengoleksi 120 gol.
Meski Chelsea unggul dalam catatan pertemuan langsung (head-to-head), Barcelona tetap memegang kendali dalam hal raihan prestasi secara keseluruhan.
Barcelona telah mengoleksi 5 gelar juara Liga Champions dengan kesuksesan terakhir pada musim 2014/15, sedangkan Chelsea baru mengantongi 2 trofi juara yang terakhir diraih pada musim 2020/21.
Duel klasik ini telah melintasi berbagai fase krusial, mulai dari babak perempat final pada musim 1999/00 hingga pertemuan terakhir mereka di babak 16 besar musim 2017/18.
Rekam jejak ini membuktikan bahwa setiap kali kedua tim bertemu, publik sepak bola selalu disuguhkan tontonan kelas dunia yang tak terlupakan.











