JAKARTA, (DUNIAHEADLINE) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, sebagai langkah positif yang dapat memulihkan kepercayaan pasar modal dan membuka peluang masuknya kembali investor ke pasar saham maupun sektor riil.
“Wah ini sentimen positif, kalau orang yang ngerti mah. Kalau orang yang ngerti mah, bye, serok-serok,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Dinilai Jadi Sinyal Positif untuk Investor
Menurutnya, pengunduran diri Iman merupakan bentuk tanggung jawab atas kelalaiannya tidak menindak lanjuti masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang berujung pada koreksi dalam IHSG dan munculnya kekhawatiran soal stabilitas ekonomi Indonesia.
“Kalau saya pikir itu sinyal yang positif. Artinya, investor di pasar modal maupun di sektor riil lihat bahwa kita meng-handle masalah dengan cepat dan sungguh-sungguh. Jadi, yang tadinya ragu-ragu mestinya akan lebih yakin bahwa arah ke depan agar lebih baik. Jadi mereka akan investasi di pasar modal maupun di real sektor, di FDI,” tegasnya.
Sebelumnya, BEI melakukan dua kali penghentian sementara perdagangan (trading halt) secara otomatis akibat indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok masing-masing sebesar 8%.
Trading halt pertama terjadi pada Rabu (28/1/2026) pukul 13:43:13 WIB saat IHSG turun dari 8.965,12 ke 8.261,70. Kondisi serupa terjadi kembali pada Kamis (29/1/2026) ketika indeks merosot dari 8.301,14 ke 7.654,66.
BEI Siapkan Plt Dirut dan Proses Pengganti Definitif
Purbaya mengingatkan bahwa gejolak di pasar tidak boleh dianggap remeh karena bisa memicu persepsi negatif terhadap arah ekonomi nasional secara keseluruhan. Ia mengapresiasi keputusan pengunduran diri tersebut karena dinilai mampu meredam dampak lebih luas.
“Itu kesalahan yang fatal di situ, sehingga kita mengalami kontraksi dalam kemarin-kemarin. Yang kalau enggak cepat ditutupin kan bisa mengganggu yang lain-lain yang dianggapnya ekonominya enggak stabil. Padahal kan saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemulihan keyakinan investor sangat penting dalam mendukung stabilitas makro dan pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya pun optimistis keputusan ini akan menjadi turning point bagi investor yang sempat wait and see.
“Yang penting sekarang menunjukkan ada kesungguhan memperbaiki. Jadi yang ragu-ragu sekarang harusnya percaya. Ini waktu yang baik untuk masuk,” ucapnya.
Sebagai informasi, pengunduran diri Iman Rachman diumumkan pada Jumat pagi (30/1/2026) di Media Center BEI. BEI pun akan segera menunjuk pelaksana tugas (plt) direktur utama (dirut) untuk menjalankan operasional harian, pasca-pengunduran diri Iman Rachman sebagai dirut.
Sesuai ketentuan OJK, pengisian jabatan dirut definitif BEI diberi waktu maksimal tiga bulan. BEI menyatakan akan segera menunjuk pelaksana tugas (plt) untuk memastikan operasional tetap berjalan normal.











