Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan fasilitas mesin tiket otomatis di sejumlah stasiun LRT Jabodebek. Penambahan mesin ini dilakukan pada Selasa (16/12/2025) guna memudahkan pengisian saldo Kartu Multi Trip (KMT).
Fasilitas baru tersebut menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin melakukan pengisian saldo kartu secara mandiri. Selain itu, keberadaan vending machine ini melengkapi layanan loket konvensional yang sebelumnya telah tersedia bagi para penumpang.
Mudahkan Pengisian Saldo KMT
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika Putra, menyebut inisiatif ini sebagai bentuk komitmen KAI dalam meningkatkan kualitas layanan. Menurutnya, pilihan layanan yang praktis dan fleksibel sangat dibutuhkan masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.
“Kehadiran vending machine memberikan kemudahan tambahan bagi pengguna LRT Jabodebek dalam melakukan isi ulang atau top up saldo KMT. Kini, pengguna tidak hanya bergantung pada loket, tetapi juga dapat memanfaatkan mesin otomatis yang tersedia di stasiun,” ujarnya.
Radhitya menilai fasilitas ini juga memberikan efisiensi waktu, terutama pada jam sibuk. Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi mengantre panjang di loket manual hanya untuk mengisi saldo kartu.
Tarif dan Metode Pembayaran
Selain fasilitas KMT, KAI tetap menyediakan berbagai metode pembayaran nontunai lainnya, seperti kartu uang elektronik perbankan serta aplikasi digital Access by KAI dan LinkAja. Hal ini dilakukan agar penumpang memiliki lebih banyak pilihan dalam bertransaksi.
Adapun tarif maksimal LRT Jabodebek ditetapkan sebesar Rp20.000 pada jam sibuk hari kerja, yakni pukul 06.00–09.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB. Sementara itu, tarif maksimal Rp10.000 berlaku di luar jam sibuk pada hari kerja, serta sepanjang akhir pekan dan hari libur nasional.
Salah seorang penumpang di Stasiun Halim, Budi, mengaku merasakan kenyamanan selama menggunakan LRT Jabodebek. Ia menilai tarif yang diterapkan sebanding dengan layanan yang diberikan, termasuk pada jam sibuk.
“Bagi saya tidak masalah tarif yang diterapkan LRT Jabodebek. Saya menikmati perjalanan dengan transportasi ini dengan nyaman, termasuk di jam sibuk,” kata Budi.
Pengembangan fasilitas pembayaran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan kemudahan akses layanan transportasi publik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis dan efisien untuk mendukung aktivitas sehari-hari.








