Menu

Dark Mode
Rudal Sejjil Iran Diluncurkan ke Israel, Ancaman Baru Sulit Dihentikan Duel Panas Chelsea FC vs FC Barcelona: Siapa Lebih Unggul di Liga Champions? Bareskrim Polri Temukan Peredaran Daging Domba Kedaluwarsa di Tangerang Presiden Sebut MBG Bantu Ekonomi Rakyat dan UMKM Transformasi Pendidikan dengan AI, Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Kesiapan Anak Peta Baru Perang Timur Tengah 2026: Aliansi Strategis Rusia-China di Balik Ketangguhan Iran

Internasional

Rudal Sejjil Iran Diluncurkan ke Israel, Ancaman Baru Sulit Dihentikan

badge-check


					Rudal canggih Sejjil milik Iran menjadi sorotan setelah diluncurkan ke Israel. Perbesar

Rudal canggih Sejjil milik Iran menjadi sorotan setelah diluncurkan ke Israel.

Jakarta, Duniaheadline  – Angkatan Bersenjata Iran untuk pertama kalinya meluncurkan sejumlah rudal canggih dalam serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel. Salah satunya rudal canggih Sejjil.
“Untuk pertama kali dalam responsnya terhadap serangan AS-Israel, Iran meluncurkan rudal Sejjil,” sebut Al Jazeera dalam laporannya.

Rudal ini pertama kalinya digunakan Iran dalam perang yang berkecamuk sejak 28 Februari lalu. Menurut laporan Al Jazeera, rudal Sejjil ini menggunakan bahan bakar padat, sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat di udara.

Laporan tersebut dikonfirmasi oleh media Iran, Press TV, yang menyebut bahwa rudal Sejjil telah diluncurkan dalam gelombang ke-54 operasi ‘True Promise 4’ terhadap target Israel dan AS.

Rudal Sejjil Serang Pusat Komando Israel

Disebutkan Press TV, kalau rudal Sejjil diluncurkan untuk menyerang pusat komando dan kendali rezim Israel serta infrastruktur militer penting. Dalam postingannya via X, komandan Angkatan Udara IRGC, Brigadir Jenderal Majid Mousavi, mengonfirmasi peluncuran rudal Sejjil selama gelombang serangan pembalasan terbaru.

Sementara itu, laporan media-media lokal Israel menyebutkan sirene peringatan serangan udara berbunyi di area ibu kota Tel Aviv, Herzliya, dan setidaknya di 141 lokasi lainnya di berbagai wilayah Israel.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), seperti dilansir Press TV, Senin (16/3/2026), mengumumkan pada Minggu (15/3) waktu setempat bahwa operasi pembalasan itu dilaksanakan dengan kode operasi ‘Ya Zahra’.

IRGC mengatakan sejumlah besar rudal telah dikerahkan, termasuk Khorramshahr yang merupakan rudal super berat dengan hulu ledak ganda, kemudian Kheybar, Qadr, dan Emad.

Daya Ledak Rudal Sejjil

Mengutip dari situs CSIS Missile Defense Project, rudal Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah (medium-range ballistic missile/MRBM) buatan Iran yang menggunakan bahan bakar padat (solid-propellant). Berbeda dengan rudal berbahan bakar cair seperti Shahab-3, rudal berbahan bakar padat seperti Sejjil tidak memerlukan proses pengisian bahan bakar sebelum peluncuran sehingga lebih cepat dikerahkan dan sulit terdeteksi.

Rudal ini menggunakan sistem dua tahap (two-stage) dan dikembangkan sebagai bagian dari program strategis Iran untuk memperkuat kemampuan pertahanannya tanpa bergantung pada teknologi asing. Uji coba pertama dilakukan pada November 2008, diikuti pengembangan lanjutan ke versi Sejjil-2.

Berdasarkan data dari CSIS Missile Defense Project, berikut adalah spesifikasi teknis rudal Sejjil:

Nama lain: Ashoura, Ashura, Sajil, Sajjil
Jenis rudal: Balistik jarak menengah (MRBM)
Jangkauan maksimum: Sekitar 2.000 kilometer (km)
Jenis bahan bakar: Padat (solid-propellant)
Tahap peluncuran: Dua tahap
Panjang: Sekitar 18 meter (m)
Diameter: Sekitar 1.25 meter (m)
Berat peluncuran: Sekitar 23.600 kilogram (kg)
Kemampuan hulu ledak: Diduga mampu membawa hulu ledak konvensional atau non-konvensional
Kemampuan peluncuran: Dari platform mobile launcher, meningkatkan fleksibilitas dan kerahasiaan operasi.
Kemampuannya untuk diluncurkan dari kendaraan mobile memberi Iran fleksibilitas strategis dan kemampuan bertahan lebih tinggi terhadap serangan pendahulu (pre-emptive strike).

Jejak Penggunaan Rudal Sejjil

Peluncuran uji coba pertama Sejjil dilakukan pada 2008 dan mencapai jarak sekitar 800 km. Pada Mei 2009, peluncuran kedua dilakukan untuk menguji sistem pemandu dan navigasi yang lebih akurat. Sejak saat itu, beberapa uji coba tambahan dilakukan dengan hasil yang lebih maksimal, termasuk uji terbang sejauh 1.900 km ke arah Samudra Hindia.

Iran menyebut varian uji coba tahun 2009 sebagai Sejjil-2. Sementara itu, laporan yang belum terkonfirmasi menyebutkan bahwa Iran tengah mengembangkan Sejjil-3, yang diperkirakan akan memiliki tiga tahap, jangkauan hingga 4.000 km, dan bobot peluncuran sekitar 38.000 kg.

Setelah lebih dari satu dekade tidak aktif, rudal Sejjil kembali dimunculkan dalam latihan militer ‘Nabi Azam 15’ pada Januari 2021.

Read More

Peta Baru Perang Timur Tengah 2026: Aliansi Strategis Rusia-China di Balik Ketangguhan Iran

14 March 2026 - 18:29 WIB

Peta geopolitik Timur Tengah 2026 menunjukkan aliansi Rusia dan China yang memperkuat posisi Iran

Satu Warga NTT Amankan Diri ke KBRI Qatar Imbas Konflik Israel-AS vs Iran

6 March 2026 - 12:57 WIB

Warga NTT mengamankan diri ke KBRI Doha Qatar akibat konflik Iran Israel AS

Jika Perang Dunia III Pecah, Ini Negara-Negara yang Dianggap Paling Aman

3 March 2026 - 17:56 WIB

Negara paling aman jika Perang Dunia III pecah

Mengapa Selat Hormuz Krusial bagi Harga Minyak Dunia?

3 March 2026 - 14:03 WIB

Peta Selat Hormuz jalur utama distribusi minyak dunia

Iran Hantam Kapal Induk AS Abraham Lincoln dengan 4 Rudal Balistik

2 March 2026 - 16:59 WIB

Media pemerintah Iran sampaikan konfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei Baca artikel detiknews, "Iran Hantam Kapal Induk AS Abraham Lincoln dengan 4 Rudal Balistik" selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-8378961/iran-hantam-kapal-induk-as-abraham-lincoln-dengan-4-rudal-balistik. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Trending on Internasional