Menu

Dark Mode
Bukan hanya Israel, Rudal Iran Juga Menarget Pangkalan AS di Bahrain dan Qatar Pertamina Pastikan Kualitas dan Distribusi Avtur di AFT Halim Aman Jelang Satgas RAFI 2026 SBY: Sangat Mungkin Perang Dunia III Terjadi Cristiano Ronaldo Beli Saham Klub Liga Spanyol Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM 5 Resep Kolak Praktis dan Enak untuk Buka Puasa

Internasional

Bukan hanya Israel, Rudal Iran Juga Menarget Pangkalan AS di Bahrain dan Qatar

badge-check


Iran memperluas serangan dengan menargetkan pangkalan militer AS di Qatar dan Bahrain. Perbesar

Iran memperluas serangan dengan menargetkan pangkalan militer AS di Qatar dan Bahrain.

Teheran (DUNIAHEADLINE) – Rudal Iran tidak hanya menargetkan Israel, tetapi juga menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Situasi ini menandai eskalasi serius dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Iran dilaporkan menargetkan pangkalan militer AS di Qatar. Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan bahwa rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Patriot. Seorang pejabat Qatar menyebutkan bahwa dua rudal berhasil diintersepsi di atas wilayah negaranya.

Sementara itu, laporan media menyebutkan terdengar ledakan besar di Bahrain. Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Iran meluncurkan serangan rudal terhadap pangkalan AS di negara tersebut.

Pangkalan Armada Kelima Jadi Sasaran

Iran disebut menargetkan pusat layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS yang bermarkas di Manama, Bahrain. Bahrain merupakan sekutu utama Amerika Serikat di Teluk Persia dan menjadi tuan rumah tetap markas Armada Kelima AS.

Serangan ini memperluas cakupan konflik di kawasan, yang sebelumnya lebih terfokus pada ketegangan antara Iran dan Israel.

Iran Tegaskan Tidak Ada Garis Merah

Seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa semua aset dan kepentingan Amerika Serikat serta Israel di Timur Tengah kini menjadi target yang sah.

“Semua aset dan kepentingan Amerika dan Israel di Timur Tengah telah menjadi target yang sah. Tidak ada garis merah setelah agresi ini, dan semuanya mungkin terjadi, termasuk skenario yang sebelumnya tidak dipertimbangkan,” ujar pejabat tersebut, dilansir Al Jazeera.

Pejabat itu juga menegaskan bahwa Iran tidak akan menunjukkan pengekangan. Ia menyebut agresi gabungan Amerika-Israel akan membawa dampak luas dan jangka panjang.

Sebelumnya, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengonfirmasi telah meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai respons atas serangan yang disebut sebagai tindakan agresif terhadap Republik Islam Iran.

“Sebagai tanggapan atas agresi musuh yang bermusuhan dan kriminal terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap wilayah pendudukan telah dimulai,” demikian pernyataan IRGC.

Eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik regional yang dapat berdampak pada stabilitas keamanan dan ekonomi global.

Read More

Laporan PBB: 21 juta lebih warga Sudan terancam kelaparan

15 February 2026 - 11:54 WIB

Warga Sudan antre bantuan pangan di tengah krisis kelaparan

Road to Final AFC Futsal 2026: Indonesia vs Iran

7 February 2026 - 14:01 WIB

Final AFC Futsal Asian Cup 2026 Indonesia vs Iran di Indonesia Arena

Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama di Bidang Jaminan Produk Halal

6 February 2026 - 10:54 WIB

Indonesia dan Yordania kerja sama jaminan produk halal

Praditya Tereliminasi, Ini Hasil Lengkap Spektakuler Show 1 Indonesian Idol

3 February 2026 - 12:30 WIB

Praditya tereliminasi di Spektakuler Show 1 Indonesian Idol

Viral WNI Berhijab Jadi Tentara Angkatan Darat AS

22 January 2026 - 09:36 WIB

WNI berhijab mengenakan seragam Angkatan Darat Amerika Serikat
Trending on Internasional